
ego dengan serakahnya merampas segala ketidakmampuan aku untuk berkata tidak ataupun jangan...semuanya harus ada dan dilaksanakan! dan akhirnya yang ada disana hanya ketidakpuasan,kosong, hampa dan semuanya terkesan serba dipaksakan...ketika semuanya berjalan dengan terpaksa, ada ego lain yang merasa dirampas haknya dan tersakiti.
tersadar sejenak...ego heran mengapa ego lain itu tetap mau menjalani semuanya hingga terwujud...mengadakan semuanya hingga ada...menihilkan semua keinginannya hingga tak punya lagi keinginan agar ego sang terkasih merasa terpuaskan...apakah itu rasa sayang dari sang ego? rasa sayang yang mampu meniadakan egonya sendiri?
argh...sebuah cinta dari ego yang brutal...tak mampu lagi berteriak karena keinginannya sudah ditutupi oleh ego sang tekasih. tetap berdoa dan berharap semoga mampu mengikis sedikit demi sedikit ego sang terkasih sehingga tak ada lagi ego yang terlupakan...
